Cara Menyelesaikan Operasi Hitung Campuran Pada Bilangan Bulat

Cara Menyelesaikan Operasi Hitung Campuran Pada Bilangan Bulat - Kesempatan kali ini, Belajar Matematikaku akan membahas materi mengenai operasi hitung campuran pada bilangan bulat. Materi ini seringkali muncul dalam soal-soal ujian baik ujian semester maupun ujian nasional (UN). Oleh karenanya, mempelajari dan memahami konsep operasi hitung campuran menjadi sangat penting untuk dipelajari. Dalam mengerjakan soal-soal materi seperti ini, kesalahan yang sering terjadi dilakukan oleh siswa adalah tidak mengetahui bagian mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Sebagai contoh :

Tentukan hasil dari (-8 + 12) x (-3 - 4) = ....
a. -4
b. -28
c. 12
d. -11

Dalam mengerjakan soal seperti di atas, terkadang masih saja ada kebingungan karena tidak mengetahui apakah harus menyelesaikan perkalian, penjumlahan, atau pengurangan terlebih dahulu. Hal pertama yang harus kalian perhatikan dalam menjawab bentuk soal seperti di atas adalah tanda kurung serta sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat. Jika soal tersebut terdapat tanda kurung, maka operasi hitung yang ada dalam tanda kurung tersebut yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Akan tetapi, dalam beberapa soal kalian pasti menemukan operasi hitung campuran yang tidak diberi tanda kurung. Untuk memahami bentuk-bentuk soal seperti ini, perhatikan baik-baik penjelasan di bawah ini.
Cara Menyelesaikan Operasi Hitung Campuran Pada Bilangan Bulat

Cara Menyelesaikan Operasi Hitung Campuran Pada Bilangan Bulat

Sifat-Sifat Operasi Hitung pada Bilangan Bulat

1. Operasi penjumlahan ( + ) dan pengurangan ( - ) dianggap sama kuat, sehingga operasi yang terletak di sebelah kiri yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
Contoh :
(8 + 2) - 3 = 7
(5 - 3) + 6 = 8

2. Operasi perkalian ( x ) dan pembagian ( : ) dianggap sama kuat, artinya operasi yang terletak di sebelah kiri yang harus dikerjakan terlebih dahulu.
Contoh :
(2 x 6) : 3 = 4
(8 : 4) x 5 = 10

3. Operasi perkalian ( x ) dan pembagian ( : ) posisinya lebih kuat dibandingkan operasi penjumlahan ( + ) dan pengurangan ( - ), sehingga operasi perkalian ( x ) dan pembagian ( : ) diselesaikan terlebih dahulu baru kemudian operasi penjumlahan ( + ) dan pengurangan ( - ).
Contoh :
15 + (8 x 3) = 15 + 24
                    = 39
18 - (5 x 3 : 5) + 7 = 18 - 3 + 7
                               = 22

Perhatikan contoh soal di bawah ini :
=> 23 x 5 + 9 : 3 = 118
=> 23 x (5 + 9) : 4 = 80,5
=> (23 x 5 + 9) : 4 = 31
=> 23 x (5 + 9 : 4) = 80,5

Dari contoh soal di atas, kita bisa melihat bahwa angka dan operasi hitungnya sama tetapi hasilnya berbeda. Hal ini dikarenakan hasil dari suatu operasi hitung bergantung kepada adanya tanda kurung di dalam soal tersebut. Jadi, kesimpulannya adalah dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Campuran Pada Bilangan Bulat, kalian harus memperhatikan adanya tanda kurung atau tidak dalam soal tersebut. Apabila ada tanda kurung, maka perhitungan yang ada di dalam tanda kurung tersebut yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Namun, apabila di dalam soal tersebut tidak terdapat tanda kurung, kalian harus mengikuti sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat yang sudah dijelaskan diatas.

Demikianlah pembahasan materi kali ini, semoga kalian bisa memahami penjelasan dan contoh-contoh soal yang diberikan dengan mudah, sehingga artikel ini bisa membantu kalian dalam mengerjakan soal-soal operasi hitung pada bilangan bulat.
Selamat belajar dan semoga bermanfaat!

0 Response to "Cara Menyelesaikan Operasi Hitung Campuran Pada Bilangan Bulat"

Posting Komentar