Sifat-Sifat Operasi Hitungan Dilengkapi Pembahasan Contoh Soal

Sifat-Sifat Operasi Hitungan - Artikel kali ini, admin akan membahas materi tentang sifat-sifat operasi hitungan. Selain kita bisa menghitung jumlah dan menyelesaikan suatu operasi hitungan, kita juga harus memahami sifat - sifat dalam pengoperasian hitungan misalkan, 20 + 12 = 32 akan sama hasilnya dengan 12 + 20 = 32 artinya kedua bilangan {(20 dan 12)} ditukarkan hasilnya tetap sama. Selain dari sifat tersebut masih ada sifat - sifat operasi hitungan yang lain. Untuk lebih jelasnya, perhatikan baik - baik penjelasan materi di bawah ini.

Sifat - Sifat Operasi Hitungan Dilengkapi Pembahasan Contoh Soal

Sifat-Sifat Operasi Hitung Bilangan

1. Sifat KomutatifSuatu bilangan penjumlahan atau perkalian jika kedua bilangan tersebut ditukarkan, maka hasilnya akan tetap sama. Artinya, sifat komutatif merupakan sifat pertukaran.
Contoh :
=> Penjumlahan : 7 + 8 = 15 dan 8 + 7 = 15 jadi, + 8 = 8 + 7
=> Perkalian : 5 x 9 = 45 dan 9 x 5 = 45 jadi, 5 x 9 = 9 x 5
Sifat komutatif tidak berlaku pada pengurangan.
Contoh : 6 - 3 = 3 dan 3 - 6 = -3 (jika kedua bilangan ditukarkan hasilnya tidak sama).


2. Sifat Asosiatif

Suatu operasi penjumlahan atau perkalian tiga buah bilangan yang dikelompokkan secara berbeda, hasil operasinya akan tetap sama. Artinya, sifat asosiatif merupakan sifat pengelompokkan.
Contoh :
=> Penjumlahan : (3 + 4) + 8 = 7 + 8 = 15 dan 3 + (4 + 8) = 3 + 12 = 15
     Jadi, (3 + 4) + 8 = + (4 + 8)
=> Perkalian : (8 x 2) x 5 = 16 x 5 = 80 dan 8 x (2 x 5) = 8 x 10 = 80
     Jadi, (8 x 2) x 5 = 8 x (2 x 5)


3. Sifat Distributif

Sifat distributif merupakan sifat penyebaran.
Contoh :
=> Penjumlahan : 3 x (7 + 9) = 3 x 16 = 48
                             (3 x 7) +  (3 x 9) = 21 + 27 = 48
     Jadi, 3 x (7 + 9) = (3 x 7) +  (3 x 9)
=> Pengurangan : 3 x (7 - 9) = 3 x (-2) = -6
                              (3 x 7) - (3 x 9) = 21 - 27 = -6
     Jadi, 3 x (7 - 9) = (3 x 7) - (3 x 9)


4. Menggunakan Sifat-Sifat Operasi Hitungan

Sifat distributif bisa digunakan pada perkalian dua bilangan, di mana salah satu bilangannya merupakan bilangan yang cukup besar. Perhatikan pembahasan contoh soal berikut ini.
Contoh 1 :
1. 2 x 156 = ....
2. 5 x 74 = ....

Penyelesaian :
1. 2 x 156 = 2 x (100 + 50 + 6)
                 = (2 x 100) + (2 x 50) + (2 x 6)
                 = 200 + 100 + 12
                 = 312
    Jadi, 2 x 156 = 312

2. 5 x 74 = 5 x (70 + 4)
               = (5 x 70) + (5 x 4)
               = 350 + 20
               = 370
   Jadi, 5 x 74 = 370

Conoh 2 :
1. (2 x 80) + (2 x 35) = ....
2. (5 x 40) + (5 x 74) = ....

Penyelesaian :
1. (2 x 80) + (2 x 35) = 2 x (80 + 35)
                                   = 2 x 115
                                   = 230
    Jadi, (2 x 80) + (2 x 35) = 230

2. (5 x 40) + (5 x 74) = 5 x (40 + 74)
                                   = 5 x 114
                                   = 570
    Jadi, (5 x 40) + (5 x 74) = 570

Demikianlah pembahasan materi mengenai Sifat-Sifat Operasi Hitungan Dilengkapi Dengan Pembahasan Contoh Soal. Semoga kalian bisa memahami penjelasan materi di atas sehingga artikel ini bisa membantu kalian dalam menyelesaikan soal-soal dalam bentuk operasi hitungan.
Selamat belajar dan semoga bermanfaat!

0 Response to "Sifat-Sifat Operasi Hitungan Dilengkapi Pembahasan Contoh Soal"

Post a Comment